Wednesday, December 28, 2016

Mengupas Informasi Capsular Contracture Pasca Operasi Plastik Payudara Korea

Pertanyaan pokok yang paling sering diutarakan oleh pasien Wonjin Beauty Medical Group seputar operasi plastik payudara Korea adalah efek samping yang mungkin akan timbul setelah melakukan operasi. Wonjin Beauty Medical Group yang sudah terjun dalam bidang operasi plastik selama lebih dari 20 tahun dan keprofesionalannya yang tidak lagi terbantahkan akan memberikan kenyamanan operasi plastik payudara Korea. Pasien tidak perlu mengkhawatir akan efek samping bila terdapat analisa yang akurat dan pencegahan yang terpecaya.

Memulai pembahasan operasi plastik payudara Korea dengan istilah capsular contracture, istilah ini sering menjadi topik hangat dan Wonjin Beauty Medical Group menjabarkan sedetail mungkin. Capsular contracture adalah kondisi ketika benda asing dimasukkan didalam tubuh kita, secara otomatis tubuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan sel-sel fibrosis dan memproduksi serat kolagen. Serat kolagen ini yang berada pada sekitar implant dan membentuk lapisan disebut kapsul. Gejala capsular contracture pada operasi plastik payudara Korea merupakan hal yang sangat wajar dan alamiah namun bila tubuh melakukan penolakan berlebihan pada benda asing dalam hal ini "implant" maka akan berakibat infeksi, pendarahan dan efek lainnya seperti pengerasan lapisan dan akan mengeras seperti kapsul, gejala inilah yang disebut capsular contracture. Bila gejala ini terjadi maka jaringan payudara akan mengeras dan menarik bentuk dimana dapat merubah posisi implant. Gejala capsular contracture ini kerap terjadi pasca operasi plastik payudara Korea sehingga pasien lebih fokus dengan gejala ini.

Penyebab timbulnya gejala capsular contracture antara lain disebabkan oleh:

  • Pendarahan
  • Hematoma
  • Jaringan Nekrosis
  • Reaksi tubuh pada silikon
  • Infeksi yang disebabkan bakteri
  • Kekurangan kekebalan tubuh
  • Pasca operasi plastik payudara Korea, program pemijatan payudara tidak dilakukan dengan disiplin

Gejala Capsular Contracture terjadi biasanya 4~8 bulan pasca operasi plastik payudara Korea, 60% gelaja ini terjadi dalam 6 bulan pasca operasi dan 30% terjadi antara 6~12 bulan pasca operasi plastik payudara Korea. Gejala ini jarang terjadi setelah operasi plastik payudara Korea 3~4 tahun kemudian, karena itu sangat penting untuk mengikuti program perawatan Wonjin Beauty Medical Group.

Untuk pencegahan gejala Capsular Contracture ini, Wonjin Beauty Medical Group memiliki berbagai program perawatan yang dapat dilakukan pasien dan tersedia di dalam rumah sakit dan memberikan kenyamanan para pasien. Program perawatan pasca operasi plastik payudara Korea antara lain: program pemijatan dengan spesialis, laser-laser yanga dapat mengurangi kekerasan payudara,menekan kesakitan, menghindari penurunan rasa sensasi pada payudara dan merawat sisi dalam payudara. Ketika lapisan payudara menebal dan payudara mulai mengeras dan bentuk implan seperti ditarik dan akan disertai oleh kesakitan. Ada jenis implant yang tidak memerlukan pemijatan pasca operasi plastik payudara Korea seperti bertipe tekstur karena permukaan yang lembut dapat dengan baik beradaptasi dengan jaringan payudara setelah operasi, sedangkan untuk implant yang bertipe halus, direkomendasikan untuk melakukan pemijatan payudara minimal selama 6 bulan untuk menghasilkan bentuk yang baik dan implant yang terasa alamiah. Program pemijatan payudara di Wonjin Beauty Medical Group sangat direkomendasi dan para spesialis kecantikan akan membantu serta melatih pasien untuk melakukan pemijatan di rumah.


No comments:

Post a Comment